Senin, 19 Mei 2014

teori ekonomi mikro (2)



RANGKUMAN PERILAKU PRODUSEN

DEFINISI PERILAKU PRODUSEN
        Bila konsumen di definisikan sebagai orang yang mengkonsumsi (pengguna) barang dan jasa, produsen adalah orang yang memproduksi barang dan jasa. Sektor ini ini bisa merupakan usaha perorangan, perusahaan, badan usaha atau organisasi bisnis.
PERBANDINGAN ANTARA PERILAKU KONSUMEN DAN PRODUSEN
PERILAKU KONSUMEN
PERILAKU PRODUSEN


Pelaku : Konsumen
Pelaku : Produsen

Barang A dan B
Input K dan L

berlaku hukum "the law of
berlaku hukum "the law of

diminshing marginal utility"
diminshing marginal physical

Indifference Curve
Isoquant Curve

Marginal Rates Subtstitution
Marginal Rates Technical

MRS a for b
substitution/MRTS l for k

Garis anggaran
Isokos TC

I = Pa.Qa + Pb.Qb
TC = Pl.L + Pk.K

Keseimbangan
Keseimbangan

Mua/Pa = Mub/Pb
MPl/Pl = MPk/Pk



SKEMA PROSES PRODUKSI







Rounded Rectangle: INPUT
(X1, X2 . . . . )
Rounded Rectangle: AKTIVITAS
PRODUKSI
Rounded Rectangle: OUTPUT
(BARANG & JASA)
 



PENGERTIAN PRODUKSI
        Produksi merupakan konsep arus (flow concept) bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.
KLASIFIKASI INPUT
        Input adalah barang atau jasa yang digunakan dalam proses produksi. Input juga dikenal dengan faktor-faktor produksi,yakni tanah,modal,manusia . Produk yang dihasilkan dari kegiatan produksi disebutdengan output. Output yang dihasilkan dapat berupa barang dan jasa.
        Input yang digunakan dalam proses produksi di klasifikasikan menjadi dua yakni :
1.    INPUT TETAP, input yang tidak dapat diubah jumlahnya dalam waktu tertentu. Input tersebut mungkin pula dapat berubah namun harus dengan biaya yang sangat besar. Contoh : mesin dan gedung
2.   INPUT VARIABEL, input yang dapat diubah dengan cepat dalam jangka pendek. Contoh : tenaga kerja & bahan baku.
Keputusan-keputusan yang di ambil oleh produsen berkaitan dengan
Penentuan pengunaan input di bagi ke dalam 2 jangka waktu, yakni :
1.    JANGKA PENDEK, kondisi dimana minimal terdapat satu input yang bersifat tetap jumlahnya. Input yang berubah dalam jangka pendek disebut input variable
2.   JANGKA PANJANG, periode waktu dimana semua input berubah. Dengan demikian dalam jangka panjang semua input adalah variable.
HUKUM PERTAMBAHAN HASIL YANG SEMAKIN BERKURANG
        “ Apabila satu macam input ditambah penggunanya sedangkan input-inputnya lain tetap/konstan maka tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan input yang ditambahkan tadi, mula-mula akan menaik kemudian seterusnya akan menurun apabila input tersebut terus ditambah”









RUMUS RUMUS PRODUKSI
~ FUNGSI PRODUKSI JANGKA PENDEK


~ PRODUKSI RATA-RATA (TENAGA KERJA)


~MARGINAL PRODUK


CIRI – CIRI HUBUNGAN MP & AP
MP > AP, jika AP naik
MP = AP, jika AP maksimum
MP < AP, jika AP menurun
TAHAP – TAHAP PROSES PRODUKSI
1.    Tahap I, mulai dari 0 sampai titik AP >> tidak rasional
2.   Tahap II, dari AP maksimun sampai MP menjadi nol >> rasional
3.   Tahap III, terjadi pada saat MP negative >> tidak rasional


KURVA ISOKUAN DAN KURVA ISOKOS








Kurva isokuan didefinisikan sebagai kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi input yang menghasilkan tingkat output yang sama.
Kurva isokos atau biaya merupakan kurva yang mengambarkan kombinasi dua input yang memerlukan biaya yang sama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar