Makro chapter
19
Product
domestic bruto atau GDP adalah nilai
pasar total barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh faktor2 produksi yang
terletak di suatu Negara.
Kelemahan dari
PDB ialah memasukkan barang2 yang di beli
maupun yang dijual pada akhir periode tertentu sehingga menyebabkan perhitungan
yang ganda.PDB mengesampingkan pula barang perantara.
PDB memasukkan pendapatan
orang asing yang bekerja di Indonesia dan memasukkan laba perusahaan orang
asing yang ada di Indonesia tetapi PDB mengabaikan pendapatan warga Negara
Indonesia yang bekerja diluar negeri maupun laba perusahaan indonesia yang ada
di Negara asing.
Pendekatan
(metode) GDP ada 3, yaitu ;
~ Pendekatan
pengeluaran , metode menghitung GDP yang
mengukur jumlah barang yang dikeluarkan pada semua barang akhir periode
tertentu.
~ Pendekatan
pendapatan , metode menghitung GDP yang
mengukur pendapatan, bunga, sewa dan laba yang diterima oleh factor produksi dalam
memproduksi barang akhir.
~ Pendekatan
produksi , metode menghitung GDP dengan mengukur
total semua sektor produksi. Semua metode yang ada di atas akan menghasilkan
jumlah angka yang sama.
~ Tiap
pengeluaran seorang pembeli pada saat itu juga merupakan pendapatan bagi
penjual.
Menghitung GDP
dengan metode pengeluaran
~ GDP
= C + I + G + (X – M)
Dimana C
adalah konsumsi rumah tangga
I
adalah pengeluaran perusahaan
G adalah pembelian barang dan jasa dari pemerintah
X adalah export
I adalah
imor
Menghitung GDP
dengan metode pendapatan
~
GDP = r + w + i + p
Dimana r
adalah pendapatan sewa
w adalah pendapatan karyawan
I adalah pendapatan bunga
P adalah laba.
Contoh :
Pengamat memperkirakan bahwa
tingkat pertumbuhan ekonomi 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun 2007 yaitu
6,3%.
~ apa maksud
dari istilah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tersebut ?
Jawab ; Jadi pada tahun
2008 laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% atau pendapatan pada tahun 2008
dikurangkan dengan pendapatan pada tahun 2007 dan dibagi dengan pendapatan pada
tahun 2007 dikalikan dengan 100% akan menghasilkan jumlh laju pertumbuhan sebesar 6,3%. Atau secara
rumus dituluskan dengan : 2008 = Y08 – Y07 / Y07 *100% = 6,3%.
Dimana laju pertumbuhan ini
didorong oleh beberapa sector yaitu
pengangkutan,komunikasi,perdagangan,hotel dan restaurant.
Menghitung GDP
~ Nilai PDB (GBP) berbeda
dengan PNB (GNP) karena metode perhitungan GDP yaitu menghitung total barang
dan jasa akhir yang terletak di suatu Negara, sedangkan GNP yaitu menghitung
total barang dan jasa akhir yang diproduksi tanpa memandang dimana output itu
di produksi.
Konsep GDP
Nominal dengan GDP Rill
~ GDP nominal tidak bisa digunakan untuk mengukur pertunbuhan,
karena kita bisa keliru menganggap bahwa produksi meningkat, padahal yang
terjadi adalah kenaikan tingkat harga (inflasi).
~ GDP rill menghitung dengan menggunakan tahun dasar dan harga
pada tahun dasar sebagai bobot. Karena bobot yang digunakan adalah harga, maka
harga dari tahun ke tahun sama dengan harga tahun dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar