Senin, 19 Mei 2014

teori ekonomi makro (2)



Makro chapter 19

Product domestic bruto atau GDP adalah nilai pasar total barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh faktor2 produksi yang terletak di suatu Negara.

Kelemahan dari PDB ialah memasukkan barang2 yang di beli maupun yang dijual pada akhir periode tertentu sehingga menyebabkan perhitungan yang ganda.PDB mengesampingkan pula barang perantara.
PDB memasukkan pendapatan orang asing yang bekerja di Indonesia dan memasukkan laba perusahaan orang asing yang ada di Indonesia tetapi PDB mengabaikan pendapatan warga Negara Indonesia yang bekerja diluar negeri maupun laba perusahaan indonesia yang ada di Negara asing.

Pendekatan (metode) GDP ada 3, yaitu ;
~ Pendekatan pengeluaran , metode menghitung GDP yang mengukur jumlah barang yang dikeluarkan pada semua barang akhir periode tertentu.
~ Pendekatan pendapatan , metode menghitung GDP yang mengukur pendapatan, bunga, sewa dan laba yang diterima oleh factor produksi dalam memproduksi barang akhir.
~ Pendekatan produksi , metode menghitung GDP dengan mengukur total semua sektor produksi. Semua metode yang ada di atas akan menghasilkan jumlah angka yang sama.
~ Tiap pengeluaran seorang pembeli pada saat itu juga merupakan pendapatan bagi penjual.

Menghitung GDP dengan metode pengeluaran

~ GDP = C + I + G + (X – M)
     Dimana  C adalah konsumsi rumah tangga
                     I adalah pengeluaran perusahaan
                   G adalah pembelian barang dan jasa dari pemerintah
                   X adalah export
                   I  adalah imor






Menghitung GDP dengan metode pendapatan

~ GDP = r + w + i + p
     Dimana  r adalah pendapatan sewa
                   w adalah pendapatan karyawan
                   I adalah pendapatan bunga
                   P adalah laba.

Contoh :
Pengamat memperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun 2007 yaitu 6,3%.
~ apa maksud dari istilah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tersebut ?
          Jawab ; Jadi pada tahun 2008 laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% atau pendapatan pada tahun 2008 dikurangkan dengan pendapatan pada tahun 2007 dan dibagi dengan pendapatan pada tahun 2007 dikalikan dengan 100% akan menghasilkan jumlh  laju pertumbuhan sebesar 6,3%. Atau secara rumus dituluskan dengan : 2008 = Y08 – Y07 / Y07 *100% = 6,3%.
Dimana laju pertumbuhan ini didorong oleh beberapa sector yaitu  pengangkutan,komunikasi,perdagangan,hotel dan restaurant.

Menghitung GDP
~ Nilai PDB (GBP) berbeda dengan PNB (GNP) karena metode perhitungan GDP yaitu menghitung total barang dan jasa akhir yang terletak di suatu Negara, sedangkan GNP yaitu menghitung total barang dan jasa akhir yang diproduksi tanpa memandang dimana output itu di produksi.

Konsep GDP Nominal dengan GDP Rill
~ GDP nominal tidak bisa digunakan untuk mengukur pertunbuhan, karena kita bisa keliru menganggap bahwa produksi meningkat, padahal yang terjadi adalah kenaikan tingkat harga (inflasi).
~ GDP rill menghitung dengan menggunakan tahun dasar dan harga pada tahun dasar sebagai bobot. Karena bobot yang digunakan adalah harga, maka harga dari tahun ke tahun sama dengan harga tahun dasar.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar